KOMPONEN YANG DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN KONFIGURASI INTERNET


Untuk mengakses internet kita tidak bisa begitu saja menggunakannya. Ada komponen-komponen untuk melakukan konfigurasi internet, antara lain:

  • Seperangkat komputer, misal PC atau laptop
  • Modem yang sesuai dengan perangkat komputer, contoh dengan kecepatan kpbs tertentu.
  • Saluran telepon yang memiliki kualitas suara yang baik.
  • Software komunikasi dan protokol TCP/IP
  • Menjadi anggota dari suatu ISP
  • Software aplikasi Internet, contohnya Web Browser, Mail, FTP, dan lain sebagainya.
Selain itu konfigurasi internet juga bisa digunakan dengan:
1. Account Shell Unix
Account shell adalah account dial-up pada server akses-publik yang menjalankan sistem opersai Unix. Kebanyakan server di Internet menjalankan Unix karena protokol yang
digunakan di Internet adalah TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), yang
kebetulan digunakan oleh server Unix untuk saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
Mengakses shell account tidaklah sulit, yang diperlukan hanyalah program emulasi terminal
dasar seperti Windows Terminal.
Bagi server Unix, komputer terlihat sebagai dumb terminal yakni terminal yang hanya
mampu mengirim dan menerima karakter teks saja. Dengan sendirinya yang didapatkan adalah antarmuka berbasis karakter. Untuk itu, perlu dipelajari beberapa perintah dasar Unix. Karena semua server Unix memiliki semua piranti dasar Internet yang sudah diinstal, sehingga praktis tidak memerlukan apa-apa lagi selain perangkat lunak komunikasi modem dasar. Agar menambah kemampuan akses dari Account Shell Unix dapat ditambahkan
beberapa program bantu. Program tersebut misal TIA (The Internet Adapter) atau SLIPKnot.

2. Account UUCP (Unix to Unix Copy Protocol)
Account jenis ini menyediakan pola koneksi yang relatif paling murah. Service yang dapat disediakan oleh pola koneksi ini meliputi e-mail dan newsgroup. Pengguna akan menelfon ISP dan ketika terjadi kontak akan dilakukan transfer data dari pengguna ke ISP yang akan diteruskan ke Internet, dan dari ISP ke pengguna. Data dari pengguna tersebut bisa
merupakan e-mail yang dikirim, ataupun news yang diposting. Sedangkan data dari ISP ke
pengguna bisa berupa e-mail ataupun newsfeeding, isi dari newsgroup yang disubscribe. Cara
ini sangat praktis, karena pembacaan ataupun penulisan e-mail dilakukan secar off-line, yaitu
tidak membutuhkan koneksi telfon. Juga proses transfer data dilakukan dengan dikompres
terlebih dahulu. Kelebihan lain dari account UUCP ini adalah seorang user dapat menjadi node untuk user lainnya di mesin tersebut.Jadi misal ISP memiliki domain myuucp.isp.net.id
Kemudian ada user bernama made maka address dari mesin user made dapat menjadi
: userimade@madeuucp.myuucp.isp.net.id
Account e-mail pada mesin user made dapat dibuat menjadi banyak. Ini sangat cocok untuk perusahaan kecil yang menginginkan memiliki e-mail address yang banyak. Untuk menggunakan account UUCP ini dapat digunakan program-program yang dapat berbicara dengan protokol UUCP, misal LINUX atau mesin UNIX lainnya. Sedangkan untuk lingkungan DOS dapat menggunakan Waffle atau UUPC.

3. Account SLIP dan PPP
Apabila diinginkan antarmuka grafis dan kemampuan menjalankan program Internet apapun yang berbasis Windows dari PC di rumah anda seperti browser Web Netscape, perlu mendapatkan account SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol). Baik SLIP maupun PPP pada dasarnya mengerjakan hal yang sama yaitu mensimulasi koneksi jaringan dengan menggunakan modem.
Dalam koneksi jaringan normal, PC dikoneksi ke jaringan dengan menggunakan Network Interface Card (NIC). NIC ditancapkan (plug) ke PC, dan dari card tersebut terkoneksi ke kabel yang terkoneksi ke jaringan. Tetapi dengan SLIP dan PPP, tidak diperlukan kartu jaringan (network card). Yang diperlukan adalah perangkat lunak yang sesuai dan modem anda menggantikan fungsi kartu jaringan tersebut. SLIP hanya memberikan konektivitas dasar, namun PPP menambahkan fasilitas pemeriksaan kesalahan dan keotentikan, sehingga tercipta protokol yang lebih andal.
Serial Line Internet Protocol (SLIP) dan PPP (Point to Point Protocol) bekerja diatas
serial line, dan membutuhkan infomrasi tambahan. Karena koneksi SLIP dan PPP hanya
antara dua mesin, source dan destination IP address dibutuhkan. Juga serial port identifies
termasuk interrupt vector yang digunakan. Serial line harus dikonfigurasi dengan benar
sebelumnya. Koneksi SLIP membutuhkan pengaturan netmask, sedang PPP tidak. PPP lebih
bail dari pada SLIP. SLIP hanya medukung komunikasi asinkon saja, sedang PPP mendukung asinkron dan sinkron. SLIP dapat membutuhkan jalur khusus yang berhubungkan, sdan PPP dapat menggunakan bergantian dengan program lainnya seperti UUCP. SLIP kurang memiliki deteksi error, dan PPP memilikinya. PPP adalah protokol yang lebih baik dibanding SLIP, tetapi SLIP lebih nayak tersedia pada impelemntasi operating sistem.
Hubungan komunikasi dapat menggunakan beberapa (Morris, 1994) :
Ø  N Dial Up Line
Dengan saluran telfon biasa, sulit untuk mencapai kecepatan tinggi. Modem V.32 bis termasuk V.42/V42.bis/MNP error correction menaikkan kecepatan hinggaa 57.6KBps. Pengiriman berlansung secara asinkronus
Ø  Switched 56
Menggunakan jalur digital, dan saluran dial-up. Kecepatan hingga 56 KBps. Cocok untuk saluran dengan trafik yang rendah. Membutuhlkkan DSU (Data Service Unit) dan CSU (Channel Service Unit).
Ø   ISDN
o   Basic ISDN
o   Primary ISDN
Ø  Leased Line, ada dua jenis yaitu
o   Analog
o   Digital
o   Dataphone Data Service
o   Subrate Data Multiplexing
o   Fractional T1
o   T1
o   T2
o   T3
o   Sonnet
Ø  Packet Switching
o   X.25
o   Frame Relay
o   Switched Multimegabit Datas Service
o   Broadband ISDN
o   Asyncronous Transfer Mode (ATM)
Dalam melakukan konfigurasi internet biasanya mahasiswa menggunakan modem. Selain akses internet melalui modem, dapat pula memanfaatkan teknologi ISDN(Integrated System Digital Network) dan Satelit. Teknologi ini masih tergolong mahal untuk digunakan oleh perorangan. Perusahan-perusahan besar atau organisasi telah banyak yang menggunakannya. Layanan ISDN disediakan oleh ISP yang disebut dengan NSP (Network Service Provider). 
Akses internet satelit dapat pula melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal). Konfigurasi VSAT yang banyak dipakai dan diterapkan dalam sistem multimedia adalah berbentuk star.
Dalam konfigurasi VSAT ada tiga komponen utama yang dibutuhkan, yaitu :
Ø  Stasiun Hub, merupakan hub berbentuk piringan yang besar yang dipasangkan menghadap langsung ke satelit. sebagai pengatur semua lalu lintas atau rute data pada jaringan VSAT. Setiap terminal VSAT lain (piringan kecil) mengirim atau menerima data harus melalui stasiun hub terlebih dahulu.
Ø  Satelit, disebut juga dengan transfoder yang merelay sinyal dari terminal satu ke terminal lainnya. Satelit yang umumnya digunakan adalah satelit GEO ( Geostationer Earth Orbiting)
Ø  Terminal VSAT, Terminal yang berbentuk piringan dengan ukuran lebih kecil dari statsiun hub. Terminal VSAT ditempatkan pada pelanggan dengan menghadap langsung pada satelit GEO yang digunakan. Bandwitdh besar menggunakan piringan lebih kecil dan sebaliknya bandwidth kecil menggunakan piringan yang lebih besar.
Untuk pelanggan VSAT, ada beberapa perangkat yang dibutuhkan untuk dapat mengakses internet, yaitu :
Ø  ODU (OutDoor Unit), yaitu transceiver yang diletakkan di luar (OutDoor Unit) dan harus sejajar dengan lintasan satelit yang digunakan.
Ø  IDU (InDoor Unit) yang berbentuk seperti router pada umumnya. IDU merupakan peralatan yang digunakan di dalam (InDoor Unit) dan berfungsi sebagai alat interface antara tranceiver dengan peralatan komunikasi seperti PC (Personal Computer).
Selain jaringan dengan satelit VSAT, akses internet dapat dilakukan pula melalui saluran kabel listrik yaitu dengan menumpangkan aliran data. Dan bisa juga menggunakan media wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan telepon seluler atau telepon genggam (handphone). Protokol yang digunakan disebut dengan WAP (Wireless Application Protocol).
Referensi:


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BANDWIDTH, ISP, DAN FTP


1. Bandwidth
Bandwidth/ Lebar pita (bahasa Inggris: bandwidth) dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh, line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (Hertz), yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.
Pengertian Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Dalam kerangka ini, Bandwidth dapat diartikan sebagai perbedaan antara komponen sinyal frekuensi tinggi dan sinyal frekuensi rendah. frekuensi sinyal diukur dalam satuan Hertz. sinyal suara tipikal mempunyai Bandwidth sekitar 3 kHz, analog TV broadcast (TV) mempunyai Bandwidth sekitar 6 MHz.
Bandwidth (lebarpita) dalam ilmu computer adalah suatu penghitungan konsumsi data yang tersedia pada suatu telekomunikasi. Dihitung dalam satuan bits per seconds (bit per detik). Perhatikan bahwa bandwidth yang tertera komunikasi nirkabel, modem transmisi data, komunikasi digital, elektronik, dll, adalah bandwidth yang mengacu pada sinyal analog yang diukur dalam satuan hertz (makna asli dari istilah tersebut) yang lebih tepat ditulis bitrate daripada bits per second.
Dalam dunia web hosting, bandwidth capacity (kapasitas lebarpita) diartikan sebagai nilai maksimum besaran transfer data (tulisan, gambar, video, suara, dan lainnya) yang terjadi antara server hosting dengan komputer klien dalam suatu periode tertentu. Contohnya 5 GB per bulan, yang artinya besaran maksimal transfer data yang bisa dilakukan oleh seluruh klien adalah 5 GB, jika bandwidth habis maka website tidak dapat dibuka sampai dengan bulan baru. Semakin banyak fitur di dalam website seperti gambar, video, suara, dan lainnya, maka semakin banyak bandwidth yang akan terpakai.
Digital Bandwidth
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
Analog Bandwidth
Sedangkan analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.


Bandwidth Komputer
Bandwidth Komputer Di dalam jaringan Komputer, Bandwidth sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik). Jenis Bandwidth ini biasanya diukur dalam bps (bits per second).
Adakalanya juga dinyatakan dalam Bps (bytes per second). Suatu modem yang bekerja pada 57,600 bps mempunyai Bandwidth dua kali lebih besar dari modem yang bekerja pada 28,800 bps. Secara umum, koneksi dengan Bandwidth yang besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti pengiriman gambar/images dalam video presentation.
Alokasi Bandwidth
Alokasi atau reservasi Bandwidth adalah sebuah proses menentukan jatah Bandwidth kepada pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk didalamnya menentukan prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa penting atau krusial dan delay-sensitive aliran data tersebut. Hal ini memungkinkan penggunaan Bandwidth yang tersedia secara efisien, dan apabila sewaktu-waktu jaringan menjadi lambat, aliran data yang memiliki prioritas yang lebih rendah dapat dihentikan, sehingga aplikasi yang penting dapat tetap berjalan dengan lancar. Besarnya saluran atau Bandwidth akan berdampak pada kecepatan transmisi. Data dalam jumlah besar akan menempuh saluran yang memiliki Bandwidth kecil lebih lama dibandingkan melewati saluran yang memiliki Bandwidth yang besar.
Kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi Komputer yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time, seperti videoconferencing. Penggunaan Bandwidth untuk LAN bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan, umumnya semakin tinggi Bandwidth yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium, semakin tinggi pula nilai jualnya. Sedangkan penggunaan Bandwidth untuk WAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan dari pihak ISP, perusahaan harus membeli Bandwidth dari ISP, dan semakin tinggi Bandwidth yang diinginkan, semakin tinggi pula harganya. sebuah teknologi jaringan baru dikembangkan dan infrastruktur jaringan yang ada diperbaharui, aplikasi yang akan digunakan umumnya juga akan mengalami peningkatan dalam hal konsumsi Bandwidth. Video streaming dan Voice over IP ([[VoIP]]) adalah beberapa contoh penggunaan teknologi baru yang turut mengonsumsi Bandwidth dalam jumlah besar.

2. ISP
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem, sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.
ISP menerapkan biaya bulanan kepada pelanggan. Hubungan ini biasanya dibagi menjadi dua kategori: modem ("dial-up") dan jalur lebar. Hubungan dial-up sekarang ini banyak ditawarkan secara gratis atau dengan harga murah dan membutuhkan penggunaan kabel telepon biasa. Hubungan jalur lebar dapat berupa ISDN, non-kabel, kabel modem, DSL, Internet satelit. Broadband dibanding modem memiliki kecepatan yang jauh lebih cepat dan selalu "on", namun lebih mahal.
Pada dekade 90-an perkembangan internet sudah semakin pesat, di indonesia sendiri bisnis internet sudah semakin dikenal sekitar tahun 95-an yang diawali dengan munculnya internet servis provider yang menyediakan akses ke internet dengan bandwidth berkisar antara 14,4 kbps hingga 28,8 kbps. Hingga akhir tahun 1999 daftar ISP di indonesia baik yang sudah beroperasi maupun yang belum beroperasi sekitar 55 ISP, tapi pada tahun 2001 saat ini jumlah ISP secara keseluruhan yang tercatat di asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia (APJII) sudah menginjak angka 155 ISP. Bisnis ISP memiliki prospek yang bagus, saat ini semua bisnis yang berbasis internet tidak akan berkembang bila infrastruktur dan koneksi ke internet tidak dibangun terlebih dahulu, berdasarkan APJII.
ISP yang pertama kali di indonesia ialah IPTEKNET yang beroperasi penuh menjelang awal tahun 1994 mulai beroperasi indonet yang yang dipimpin oleh sanjaya. Indonet merupakan ISP komersial pertama indonesia pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis internet dan masih sedikit sekali pengguna internet di indonesia. Dan sekarang seperti yang telah kita ketahui bahwa perkembangan usaha bisnis di indonesia semakin marak dengan 60-an ISP yang memperoleh lisensi dari pemerintah. Asosiasi ISP (APJII)  terbentuk dimotori oleh Sanjaya DKK ditahun 1998-an. Effisiensi sambungan antar ISP telah dilakukan dengan membangun beberapa internet Exchange (IX) di indosat, telkom, APJII (IIX) dan beberapa ISP lainnya yang saling exchange. APJII bahkan mulai melakukan manouver untuk memperbesar pasar internet di Indonesia dengan melakukan  program SMU2000 yang kemudian berkembang menjadi sekolah 2000.
3. FTP
FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukaran transfer data antara dua komputer (client dan server). Transfer yang file/ data ini dapat teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet. FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karena aplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan.
Proses yang terjadi pada FTP:
=> Secara garis besar, Proses transfer data atau file pada FTP memiliki dua alur.
Alur yang pertama adalah proses transfer data dari komputer local ( komputer kita ) ke komputer server (komputer remote) yang menyediakan akses ftp, Proses ini di kenal sebagai proses UPLOAD, sedangkan proses transfer data dari komputer server ( remote ke komputer local ( komputer kita ) dinamakan proses DOWNLOAD.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut. FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai.
Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk:
(1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server
(2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server
(3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut.
Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi.

Referensi:



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS